Rabu, 05 Februari 2014

MENYAMPAIKAN PERSENTASI YANG BAIK DAN MENARIK



Disusun Oleh : 
-  MUHAMMAD EZI
NPM : 111006963411023


Mata kuliah : Komunikasi Bisnis
Program Studi : D3 Administrasi Bisnis 
Semester : V (Lima)

Dosen Pembimbing : 
Yudhi Novriansyah, S.Sos, M.Si


SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI
(STIA)
MUARA BUNGO
2013/2014




Salah satu tugas penting yang pasti di lakukan oleh mahasiswa adalah persentasi. Namun sayang kebanyakan persentasi materi kuliah membosankan. Persentasi di sampaikan dengan cara membaca makalah, membaca slide, tidak menggunakan bahasa tubuh yang baik. Dan lebih yang lebih parah lagi kebanyakan mahasiswa tidak mampu menghadapi sesi tanya jawab dengan baik.
Hal ini jelas merugikan.  Sebagai presenter Anda tidak akan diperhatikan oleh audiens dan akan gagal mentransfer informasi materi kuliah kepada mereka. Dan satu lagi Anda akan kehilangan kesempatan untuk menarik simpati dosen terhadap diri Anda. Asal Anda tahu dosen paling suka melihat mahasiswa yang terampil melakukan presentasi.
Lantas Bagaimana menyampaikan Presentasi Materi Kuliah yang Baik dan Menarik?
Inilah pertanyaan yang akan saya jawab dalam artikel ini. Namun sebelum membahas hal itu. Ada beberapa kriteria dari presentasi materi kuliah yang harus Anda ketahui.
  • Persentasi materi kuliah umumnya dilakukan berkelompok
  • Persentasi kuliah bertujuan memberikan informasi terkait dengan mata kuliah yang sedang di tempuh.
  • Persentasi biasanya dilakukan dalam waktu 15-20 menit
  • Persentasi materi kuliah biasanya diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi.
Sekarang Anda sudah tahu kriteria dari materi presentasi kuliah. Dan tips yang akan saya sampaikan kali ini akan mengacu pada kriteria tersebut.
Apa saja tipsnya berikut adalah penjelasannya.

1.      Mulailah dengan membuat makalah yang baik
Dalam persentasi materi kuliah biasanya persentasi dilakukan untuk membahas makalah yang dibuat oleh mahasiswa. Maka syarat pertama supaya persentasi berjalan dengan baik, maka makalah pun juga harus di susun dengan baik.

2.      Kerjakan materi persentasi secara bersama-sama
Sudah tidak rahasia lagi jika makalah dikerjakan secara kelompok, maka yang membuat makalah pada umumnya hanya satu orang. Dan ini jelas kesalahan. Yang paling baik makalah harus dibuat secara bersama-sama. Hal ini supaya masing-masing kelompok bisa mengetahui isi makalah yang akan disampaikan.

3.      Buat slide Anda menarik
Slide sebagai alat bantu visual harus dibuat dengan baik. Jangan asal-asalan. Seperti yang dilakukan kebanyakan mahasiswa, mereka membuat slide dengan cara asal copy paste. Dan hasilnya slide yang mereka buat penuh dengan bullet point yang membosankan. Dan yang paling buruk dari penggunaan slide yang penuh dengan bullet point adalah presenter membaca powerpoint. Ini jelas harus dirubah dan cara yang paling baik adalah dengan membuat slide presentasi Anda menarik.

4.      Lakukan latihan secara bersama-sama
Setelah slide Anda jadi langkah selanjutnya adalah melakukan latihan bersama-sama. Perlu Anda ingat presentasi materi kuliah yang saya maksudkan di sini adalah presentasi tim. Maka tidak ada cara terbaik untuk melakukannya kecuali Anda berlatih dengan semua anggota kelompok.

5.      Buka persentasi Anda dengan baik
Dalam presentasi apapun membuka presentasi dengan baik adalah syarat mutlak yang harus dilakukan.  Pembukaan yang baik akan menarik perhatian audiens untuk mendengarkan Anda sampai selesai. Dan sini pulalah Anda menciptakan kesan pertama yang menarik.  Dalam presentasi materi kuliah Anda bisa menggunakan pembukaan dengan cara menjelaskan maksud dan tujuan, menggunakan kutipan, data dan fakta, atau cerita. Semua itu tergantung dari materi yang Anda sampaikan dan kesan apa yang ingin  Anda bangun di awal.

6.      Sampaikan materi Anda dengan meyakinkan
Sesuatu yang meyakinkan akan lebih mudah diterima oleh audiens dari pada sesuatu yang penuh keraguan. Apa pun isi presentasi Anda sampaikan hal itu dengan penuh keyakinan. Selain itu perhatikan intonasi suara, variasi suara, kontak mata, gerakan tangan atau sikap badan. Karena sesuatu yang keluar dari mulut Anda tidak akan cukup kuat jika tidak diimbangi dengan bahasa non verbal atau body lenguage.
 
7.      Gunakan transisi yang baik
Dalam persentasi tim, Anda harus memperhatikan pula transisi ketika terjadi pergantian presenter. Presenter yang lebih dulu harus membuat transisi yang mengarahkan ke presenter selanjutnya. Bagi presenter selanjutnya bisa mengulas sedikit apa yang disampaikan presenter sebelumnya, kemudian baru ia menyampaikan apa yang perlu ia sampaikan.

8.      Tutup persentasi Anda dengan kuat
Jika dalam pembukaan Anda membangun kesan pertama yang menarik, maka dalam penutupan presentasi Anda membangun kesan yang mendalam. Harapannya audiens mengingat apa yang Anda sampaikan setelah mendengarkan presentasi yang Anda sampaikan. Caranya terbaik dalam menutup presentasi materi kuliah adalah dengan merangkum apa-apa yang sudah Anda sampaikan.
9.      Hadapi sesi tanya jawab dengan cemerlang
Sudah tidak rahasia lagi setelah presentasi berakhir, maka akan ada sesi tanya jawab yang akan Anda lakukan. Di sini pemahaman materi Anda akan benar-benar di uji. Namun tidak ada yang perlu ditakutkan di sini, jika Anda telah mempersiapkan presentasi Anda dengan baik. Karena bentuk dari presentasi materi kuliah ini adalah presentasi tim, maka setiap tim harus berkontribusi untuk menjawab pertanyaan yang diajukan oleh audiens.  Percayalah jika Anda tahu bagaimana menghadapi sesi tanya jawab yang baik, maka Anda akan sukses dalam sesi ini.

CARA PERSENTASI




 



Disusun Oleh : 
-  MUHAMMAD ROZEN
NPM : 111006963411024


Mata kuliah : Komunikasi Bisnis
Program Studi : D3 Administrasi Bisnis 
Semester : V (Lima)

Dosen Pembimbing : 
Yudhi Novriansyah, S.Sos, M.Si

SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI
(STIA)
MUARA BUNGO
2013/2014





A.     Pengertian Presentasi
Presentasi adalah penyampaian suatu materi atau masalah kepada pendengar dan khalayak yang mengikuti presentasi. Presentasi dapat pula diartikan sebagai kegiatan seseorang yang berbicara di hadapan public, baik dalam kegiatan seminar, kuliah, mengajar di kelas, ataupun kegiatan sejenis. Orang yang menyampaikan presentasi disebut presentator atau presenter, sedangkan orang yang menghadiri presentasi disebut audience.
Selain makalah, juga menyaipkan media/alat bantu yang diperlukan dalam presentasi. Kemudian latihan sebelum melakukan presentasi agar benar-benar siap dan menyesuaikan penyampaian materi dengan waktu yang disediakan.

B. Tahap Persiapan
Persiapan pertamanya adalah menyusun makalah, penyusunan tersebut juga harus dilakukan dengan maksimal agar penyampaian bisa sistematis dan lengkap. Sesuaikan judul dengan pemahaman dan pengetahuan Anda. Setelah menentukan judul, buat kerangka tulisan meliputi: pendahuluan, isi atau pembahasan, dan kesimpulan.
1. Pendahuluan berisi uraian singkat tentang tiga hal pokok, yaitu:
a. Latar belakang pemilihan judul,
b. Masalah atau perumusan masalah,
c. Tujuan dan manfaat penyampaian masalah.
2. Isi atau pembahasan
Di sini diuraikan secara lengkap dan rinci megenai permasalahan yang dibahas. Oleh karena itu, presentator harus membaca resesnsi sebanyak-banyaknya.
3. Kesimpualan atau saran
Di sini presentator menuliskan kesimpulan dari pembahasan dan saran yang berkaitan dengan isi makalah.

C. Melakukan Presentasi
Tahapan dalam sebuah presentasi adalah sebagai berikut:
1. Menguasai presentasi
Mengawalinya dengan salam pembuka, perkenalan diri, dan sikap yang simpatik dan sopan.
2. Penyampaian materi
Sampaikan judul materi, pendahuluan, isi atau pembahasan, kesimpulan dan saran. Perhatikan waktu yang telah ditetapkan. Sediakan pula waktu untuk sesi tanya jawab.

3. Mengelola tanya jawab
Berikan kesempatan pada audience untuk memberikan pertanyaan, pelajari pertanyaan tersebut kemudian jawablah secara jelas dan singkat.
4. Mengakhiri presentasi
Akhiri presentasi dengan ucapan terima kasih dan permohonan maaf jika ada kesalahan kemudian tutup dengan ucapan salam.

D. Petunjuk dalam Presentasi
Beberapa halyang perlu diperhatikan agar dapat melakukan presentasi dengan baik adalah sebagai berikut:
1. Jangan membiasakan diri bergantung pada teks. Hal itu akan membatasi kebebasan berbicara karena Anda akan selalu terfokus pada teks. Lebih baik hanya menggunakan catatan kecil (pointers) untuk membantu mengingatkan materi yang dibahas.
2. Pelajari terlebih dahulu siapa audience yang ada di depan Anda. Bagaimana latar belakang, jalan fikiran, dan tingkat pendidikan mereka, karena hal ini menentukan ragam bahaa apa yang akan anda gunakan. Dan jangan sampai audience tidak menegrti.
3. Sajikan hal-hal yang orisinil, yaityu hal-hal yang baru dan menarik untuk disampaikan. Sehingga mampu menarik minat audience untuk mengikuti presentasi yang disiapkan.
4. Jaga volume suara. Jangan sampai terlalu lemah atau terlalu keras. Aturlah nada suara sesuai dengan tekanan pembicaraan agar tidak membosankan.
5. Periksa ruangan dan fasilitas presentasi, termasuk sound sistem. Ada baiknya sebelum presentasi dilakukan gladi resik,hingga tidak merusak konsentrasi saat presentasi.
6. Jangan asyik bicara sendiri. Berikan kesempatan pada audience untuk menyampaikan pertanyaan,atau menanggapi pembicaraan yang Anda lakukan agar komunikasi terjalan.
7. Jangan melakukan gerakan yang merusak penampilan pada saat presentasi.
8. Berpakaianlah yang rapid an sopan agar elok dipandang. Karena penampilan adalah faktor penentu keberhasilan seseorang terutama dalam presentasi.
9. Gunakan bahasa resmi dan bahasa percakapan yang layak dan sederhana, tidak berbelit-belit agar mudah dipahami.
10. Gunakan media atau alat bantu yang Anda kuasai. Hal itu angat mendukung agar materi yang disajikan akan semakin menarik audience.


Sabtu, 01 Februari 2014

LAPORAN KEGIATAN INFORMASI PELAYANAN KESEHATAN


LAPORAN KEGIATAN INFORMASI PELAYANAN KESEHATAN
DI PUSKESMAS TANAH SEPENGGAL LINTAS


Disusun Oleh : 
-  MUHAMMAD ROZEN
NPM : 111006963411024


Mata kuliah : Metode Penelitian Sosial
Program Studi : D3 Administrasi Bisnis
 
Semester : V (Lima)


Dosen Pembimbing : 
Ovi Yanti, S.Sos, MM

 
SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI
(STIA)

MUARA BUNGO
2013/2014


BAB I
PENDAHULUAN

          1.1 LATAR  BELAKANG

Menurut Permenkes Nomor 749 a tahun 1989 tentang Rekam Medis tertulis bahwa “Rekam Medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan , pengobatan, tindakan dan pelayanan lain kepada pasien di sarana pelayanan kesehatan.” Rekam Medis sendiri bertujuan untuk menunjang tercapainya tertib administrasi dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan di unit pelayanan kesehatan.
Sarana pelayanan kesehatan di masyarakat dibedakan menjadi dua yaitu swasta dan Pemerintah. Sarana pelayanan kesehatan yang dikelola oleh swasta contohnya adalah Rumah Sakit Spesialis, Rumah Sakit Instansi, Laboratorium, dan lain sebagainya. Sedangkan Puskesmas merupakan sarana pelayanan kesehatan yang dikelola oleh pemerintah, disamping Rumah Sakit Pemerintah, dan Badan Penelitian dan Pengembangan.
Pembangunan kesehatan mempunyai visi “Indonesia/ Masyarakat Sehat”, dintaranya dilaksanakan melalui pelayanan kesehatan oleh Puskesmas dan Rumah Sakit. Selama ini Pemerintah telah membangun Puskesmas dan jaringannya di seluruh Indonesia. Rata-rata setiap Kecamatan mempunyai 2 Puskesmas, setiap 3 Desa mempunyai 1 Puskesmas Pembantu (Pustu).

Puskesmas telah melaksanakan kegiatan dengan hasil yang nyata, status kesehatan masyarakat makin meningkat, ditandai dengan makin menurunnya angka kematian bayi, ibu, makin meningkatnya status gizi masyarakat umur harapan hidup.


1.2 1.2  TUJUAN

a.       a. Mahasiswa memahami dan mampu melakukan fungsi manajemen rekam medis melalui penerapan              teknologi informasi dalam proses pengambilan keputusan di Puskesmas.
b.    b.  Mampu menjelaskan istilah dan isi, riwayat perkembangan, format dan kegunaan rekam medis.
c.     c.  Mampu mengelola rekam medis (identifikasi data sosial, system penamaan, penomoran, registrasi, indeksing, pendistribusian, penyimpanan dan retensi/pemusnahan).
d.     d.  Mampu memahami alur berkas rekam medis dan pasien.
e.       e. Mampu melakukan pengumpulan, pengolahan, pencatatan, pelaporan data, perancangan berkas rekam medis dan antrian pelayanan kesehatan.
 


 1.3 KEGUNAAN
  1. Bagi Mahasiswa
     
    • Mendapatkan pengetahuan dan keterampilan tentang rekam medis sesuai kompetensi sebagai tindak lanjut setelah mendapat teori di akademik.
    •  Dapat mempelajari dan mengolah rekam medis dengan baik
    •  Memahami alur rekam medis dan alur pasien








      2.      Bagi Masyarakat
      ·         Mendapat pelayanan kesehatan bermutu dan terjangkau
      ·         Masyarakat mampu mendapat pelayanan kesehatan sesuai keinginan
      ·         Masyarakat tidak mampu/maskin mendapat pelayanan kesehatan standard

      3.      Bagi Tenaga Kesehatan
      ·         Pengetahuan dan ketrampilan tenaga kesehatan meningkat
      ·         Motivasi Tenaga kesehatan meningkat
      ·         Kesejahteraan tenaga kesehatan meningkat 

 1.4 WAKTU DAN TEMPAT
 
Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 2014 pukul 08.00-13.00 WIB, dan tempat penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo.